Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Penyebab Sering Kentut

seharusnya gas atau kentut tidak mengeluarkan terlalu banyak gas. Lima penyebab seseorang membuang gas terlalu banyak kali ini akan saya jelaskan penyebabnya dan apa itu? Frekuensi kentut atau mengeluarkan gas yang terlalu sering bisa jadi merupakan gejala penyakit.Kentut atau gas buang merupakan hal yang biasa dilakukan manusia. 

Kentut 20 kali sehari masih normal

Picture by pixabay
Picture by pixabay

Namun, ketika jumlah kentut seseorang semakin tinggi, bisa jadi itu menunjukkan gejala penyakitnya.

1. Seseorang yang mengkonsumsi terlalu banyak brokoli, kacang-kacangan, kubis, kembang kol, kubis Brussel, atau dedak. Semua makanan ini memang mengandung serat yang melindungi sistem pencernaan, membantu mengatur kadar gula darah dan kolesterol, serta menjaga berat badan tetap terkendali.

Namun efek sampingnya, seseorang akan kentut setelah makan. Hal tersebut dikarenakan lambung dan usus halus tidak dapat menyerap gula, pati dan serat pada makanan yang dimakan. Penghasil gas seperti brokoli dan kacang tinggi karbohidrat disebut raffinose.

"Saat gula tidak bisa dicerna seperti raffinose mencapai usus besar, bakteri yang menghuni bagian saluran pencernaan kita memakannya dan menghasilkan gas sebagai produk sampingan," jelas ahli gastroenterologi di NYU Langone Medical Center, Rebekah Gross.

2. Bakteri usus di lambung tidak seimbang. Makanan masuk dan otot berkontraksi mendorong ke bawah.

3. peka terhadap gluten. Menurut Dr. Gross, tidak ada yang bisa mencerna protein yang ditemukan dalam gandum, barley dan gandum hitam. Namun jika seseorang mengidap penyakit celiac, mengonsumsi gluten justru memicu respon imun di usus halus.

Reaksi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan usus dan mempengaruhi kemampuannya dalam menyerap nutrisi. Kerusakan ini dapat menyebabkan gas berlebih, diare, dan penurunan berat badan.

Hanya 20 persen orang dengan penyakit celiac dapat menerima diagnosis ini. Jika Anda mencurigai kepekaan terhadap penyakit gluten atau celiac, bicarakan dengan dokter Anda.

4. mengkonsumsi produk susu seperti yogurt, keju, susu dan lain-lain. Produk susu mengandung laktase. 

Tingkat laktase yang rendah berarti laktosa memasuki usus besar yang tidak tercerna. Bakteri memecah laktosa dan menyebabkan masalah gas. Intoleransi laktosa sangat umum, kata Dr. Gross, dan biasanya dimulai pada masa dewasa ketika produksi laktase turun drastis.

5. terlalu banyak konsumsi pemanis buatan sebagian orang, sistem pencernaan pada mereka tidak dapat mentolerir pemanis buatan seperti sorbitol, mannitol, dan xylitol. Kandungan gula alkohol bisa menyebabkan gas dan kembung.


Posting Komentar untuk "5 Penyebab Sering Kentut"